JADILAH PETARUNG SEJATI BERSAMA BAPAK SUPANDI KAKANKEMENAG GRESIK”
MIMBAR PENGAWAS
JADILAH PETARUNG SEJATI BERSAMA BAPAK SUPANDI KAKANKEMENAG GRESIK”
JADILAH PETARUNG SEJATI BERSAMA BAPAK SUPANDI KAKANKEMENAG GRESIK”
Mengawali kerja,kerja dan kerja ,bapak kita yang baru ini sangat bersemangat sekali ketika mengajak para pengawas untuk menjadi Petarung sejati. Hal ini beliau ungkapkan saat pertemuan pertama dalam rapat koordinasi antara beliau selaku Kepala Kemenag Gresik dangan para pengawas yang menjadi bawahanya langsung.
Dalam pertemuan pada hari senin siang tanggal 21 agustus 2017 yang ditempatkan diaula atas kantor Kemenag itu para pengawas bungkam seribu bahasa ketika mendengarkan paparan beliau tentang KMA Nomor 66 tahun 20 16 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah.
Pengalaman Beliau yang pernah menjabat sebagai Kabid Pendidikan Madrasah wilayah ,sangat mengilhami beliau sehingga paham sekali ttg madrasah dan bisa secara detail menjelaskan kondisi madrasah di Jawa timur bahkan khusus Madrasah yang ada di wilayah Gresik.
Beliau mengajak para pengawas untuk menganalisa problem madrasah yang ada di Gresik. Tentunya menjadi beban dan tanggungjawab beliau jika selama menjabat di Gresik ini Madrasah tidak ada perubahan.
Ulasan dan kritikan beliau yang mendalam tentang kondisi Madrasah di Gresik sangat menohok para Pengawas yang selama ini membina madrasah.
Beliau meyampaikan bahwa Gresik adalah sebagai kota santri/kota wali dengan jumlah madrasah yang banyak sekali yaitu 778 lembaga dan ribuan anak didik. Di Gresik itu ada Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 dan 2, ada Mtsn, ada Man 1 dan 2 dan termasuk penerima APBn yang banyak namun prestasinya kurang memuaskan baik saat AKSIOMA maupun OSN .
Dalam even-even yang digelar baik tingkat propinsi maupun tingkat nasioanal ,justru yang menjadi juara adalah sekolah tetangga antara lain Petra,Ciputra Santa maria,sejenisnya .bahkan untuk UNBK tingkat nasional yang muncul hanya Insan cendika dan MAN 3 Malang terus yang lainnya dimana ???
Beliau menyindir tentang output dari madrasah yang nota bene dilandasi ajaran Islam tetapi pada prakteknya tidak lebih baik dari sekolah non muslim. Beliau mencontohkan karakter anak kita di madrasah ketika antri ke toilet yang sering serobotan bahkan sampai menggedor pintu dan karakter itu juga di bawah sampai ke arab Saudi saat ibadah haji. Kalau disekolah non muslim justru anak anak bisa antre,membuang sampah dan sekolahan yang seperti itu cenderung toiletnya bersih.
Beliau juga menyindir pengawas yang membina salah satu MIN, karena ketika singgah di salah satu MIN dan saat masuk toilet berbau kasturi.
Melalui rapat perdana ini beliau mengajak pengawas untuk turut serta mengawal Guru, Kepala Komite / yayasan untuk menjadi PETARUNG SEJATI. Yang dimaksudkan Petarung sejati disini adalah bagaimana dalam mengelolah madrasah punya keberanian dan terobosan yang hebat demi memajukan Madrasah.
Beliau menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai kepala MTsN Babat Lamongan. Disaat M.TsN Babat redup prestasi beliau berusa untuk merubahnya . Semanagat beliau bagaimana M.TsN Babat prestasinya bisa mengalahkan M.Ts N dan SMPN Lamongan. Pada akhirnya Beliau menemukan para pakar sebagai konsultan diantara pak Prof Muhaimin Cs. untuk merombak Madrasahnya.
Meski biaya yang dibutuhkan 100 juta dan sangat tinggi saat itu, namun beliau berusaha untuk memenuhinya. Program peningkatan sarana prasarana dikomunikasikan dengan komite.
Para guru diajak studi banding menimba ilmu kesekolah maju yang non muslim. Meski mendapat cibiran dari pengawas namun pada akhirnya satu persatu prestasi dapat diraih oleh M.TsN Babat sehingga bisa bersanding dengan sekolah yang maju.
Selama di Gresik ini beliau berkeinginan untuk mengajak para PENGAWAS MENJADI PETARUNG SEJATI. Banyak yang bisa dilakukan oleh pengawas diantaranya adalah menghidupkan KKG,MGMP,KKMI untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya.Pengawas tidak boleh hanya duduk manis di kantor,tetapi melakukan pembinaan ke sekolah/ madrasah..Harus diperbanyak kegiatan pelatihan diantara kelompok guru baik tentang desain ,strategi,model-model pembelajaran yang inovatif.
Harapan beliau,dengan kebersamaan Insya Allah banyak yang bisa kita wujudkan demi “Madrasah yang lebih baik dan lebih baik madrasah”




Komentar
Posting Komentar